{"id":2051,"date":"2015-10-08T00:36:22","date_gmt":"2015-10-07T16:36:22","guid":{"rendered":"http:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/?p=2051"},"modified":"2015-10-08T00:36:22","modified_gmt":"2015-10-07T16:36:22","slug":"si-ular-dengan-gergaji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/si-ular-dengan-gergaji\/","title":{"rendered":"Si Ular dengan Gergaji"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/ular-di-gudang-kayu.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/ular-di-gudang-kayu-300x221.jpg\" alt=\"ular di gudang kayu\" width=\"300\" height=\"221\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-2052\" srcset=\"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/ular-di-gudang-kayu-300x221.jpg 300w, https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/ular-di-gudang-kayu.jpg 650w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><br \/>\nAlkisah, seekor ular memasuki gudang tempat kerja tukang kayu di petang hari. Kebiasaan si tukang kayu, membiarkan sebagian peralatan kerjanya masih berserakan dan tidak merapikannya.<\/p>\n<p>ketika ular itu berjalan kesana kemari di dalam gudang, tanpa sengaja ia merayap di atas gergaji.<\/p>\n<p>Tajamnya mata gergaji, menyebabkan perut ular terluka. Tapi ular beranggapan gergaji itu menyerangnya.<\/p>\n<p>Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali.<br \/>\nSerangan itu menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.<br \/>\nMarah dan putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan musuhnya.<!--more--><\/p>\n<p>Ia pun membelit kuat gergaji itu. Maka tubuhnya terluka amat parah dan akhirnya ia pun mati..<\/p>\n<p>Kadangkala, di saat kita marah, kita ingin melukai orang lain.Tapi sesungguhnya tanpa disadari, yang dilukai adalah diri kita sendiri.<\/p>\n<p>Mengapa? Kerana perkataan dan perbuatan di saat marah adalah perkataan dan perbuatan yang biasanya akan kita sesali di kemudian hari..<\/p>\n<p>Mari, kita sama-sama belajar untuk tidak marah (atau setidaknya mampu meredakan marah) terhadap situasi buruk yang mungkin kita alami.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[1259],"class_list":["post-2051","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-cerita-motivasi","tag-kisah-motivasi-haiwan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2051"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2051\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2054,"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2051\/revisions\/2054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.klinikmotivasi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}